RSS
Gambar

Let’s Dive and Sink

17 Okt

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Awal bulan sepuluh ini gw sama anak-anak ose (red:oseanografi) angkatan gw ditambah beberapa temen SMA-nya si Sulay berangkat ke Pulau Pari. Letaknya gak jauh-jauh dari Jakarta, masih di DKI a.k.a Kepulauan Seribu. Lo pada udah tau lah dan udah pernah kesini juga kali. Ini kunjungan gw untuk yang kedua kali setelah kunjungan yang pertama waktu tahun 2009.

Waktu dulu gw kesini sama anak-anak ose dalam rangka kuliah lapangan, kondisi di Pulau Pari ini gak kayak sekarang. Dulunya pulau ini gak terlalu banyak rumah penduduk. Listrik cuma ada kalo malem, itupun hanya beberapa jam aja. Air tawar gak ada, jd harus bawa air mineral dari Pulau Jawa. Tapi sekarang kondisinya udah beda banget, rumah penduduknya udah rame dan padet, walo gak sepadet di Pulau Tidung. Yang dateng kesini udah rame banget, dulu malah gak ada kapal penumpang yang berangkat ke Pulau ini sampe kita harus sewa satu kapal kayu. Sekarang turis lokal dan interlokal udah rame bgt kesini, dan otomatis banyak cewe-cewe “hot” juga datang dimari.

Awalnya sih karna nonton acaranya “Hidden Paradise” di tipi. Jadi kabita pengen diving lg. Jadilah gw sama Sulay merencanakan buat diving yang murah-murah aja, sebelumnya gw diving gratisan mulu. Hahahaha. Jadilah kita berangkat dengan beranggotakan 4 anak ose dan 3 temen SMA nya sule dan satu temen dari temen SMA nya Sulay.

Untuk detail perjalanan, naik apa dan darimana sudah banyak yang bikin blog tentang itu. Tapi kita kebetulan bisa berangkat dari marina ancol dengan harga berangkat dari muara angke. Untuk paketnya kita pake paket diving dari 3 Deep Dive yang merupakan Dive Operator di Pulau Pari. Kalo kalian cuma pengen jalan2 ke Pulau Pari sambil santai santai gw saranin jangan ambil paket bagi yang mau repot buat ngurusin semua. Mulai dari kapal PP dari muara angke – Pulau Pari, Penginapan, dan makan. Cuma masalahnya di penginapan ketika yang mau kesana rame banget tapi jumlah penginapan kan terbatas jadi harus di booking jauh-jauh hari. Dan karena kita mau diving, gak lucu juga kalo pas nyampe pulau gak kebagian penginapan, peralatan selam, ataupun kapal kecil yang bakal kita pake buat pergi ke spot-spot yang ciamik di sekitar kepulauan seribu. Maka dari itu kita putuskan lebih baik menggunakan paket-paket yang sudah disediakan walaupun jadi lebih mahal sedikit.

Langsung aja gw share foto-foto waktu disana, gw cuma bawa Olympus TG-1 yang katanya bisa motret di kedalaman maksimal 12 meter. Tapi kedalaman 15 meter juga masih tangguh ni kamera. Foto-foto kebanyakan shake karena kurang cahaya dan ini pertama kali gw motret sambil diving. Arusnya lumayan kenceng juga jd ya gitu deh. hahah. Check it out bray..

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 17, 2013 in Alfer 'bout & stories, Fotografi, Oseanografi

 

Tag: , , , , ,

One response to “Let’s Dive and Sink

  1. sandy

    November 15, 2013 at 2:00 pm

    Boleh minta contact person 3 deep dive ?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: